Rabu, 09 September 2015

Metode Mind Mapping

PENGERTIAN
Mind Mapping berasal dari bahasa Inggris, yang terdiri dari dua kata yaitu mind yang berarti pikiran dan mapping yang berarti pemetaan, sehingga mind mapping dapat diartikan sebagai pemetaan pikiran atau peta pikiran ( Bambang, 2007:191-194).

Mind Maping pertama kali dikembangkan oleh Tony Buzan, seorang Psikolog dari Inggris. Beliau adalah penemu  Mind Map (Peta Pikiran), Ketua Yayasan Otak, pendiri Klub Pakar (Brain Trust) dan pencipta konsep Melek Mental. Mind map diaplikasikan di bidang pendidikan, seperti teknik, sekolah, artikel serta menghadapi ujian.

Mind maping dapat diartikan sebagai proses memetakan pikiran untuk menghubungkan konsep-konsep permasalahan tertentu dari cabang-cabang sel saraf membentuk korelasi konsep menuju pada suatu pemahaman dan hasilnya dituangkan langsung di atas kertas dengan animasi yang disukai dan gampang dimengerti oleh pembuatnya. Sehingga tulisan yang dihasilkan merupakan gambaran langsung dari cara kerja koneksi-koneksi di dalam otak.

Menurut Iwan Sugiarto (Agung, 2011: 5) Mind Mapping merupakan suatu metode pembelajaran yang sangat baik digunakan oleh guru untuk meningkatkan daya hafal siswa dan pemahaman konsep siswa yang kuat, siswa juga dapat meningkat daya kreatifitas melalui kebebasan berimajinasi. Mind Mapping juga merupakan teknik meringkas bahan yang akan dipelajari dan memproyeksikan masalah yang dihadapi ke dalam bentuk peta atau teknik skema sehingga lebih mudah memahaminya.

Metode Mind Mapping adalah metode mencatat yang sangat baik, dapat membantu siswa dalam mengingat perkataan dan bacaan, meningkatkan pemahaman terhadap materi, membantu mengorganisasi materi, dan memberikan wawasan baru. Karena dalam metode ini memanfaatkan keseluruhan otak dengan menggunakan citra visual dan prasarana grafis lainnya untuk membentuk kesan ( Bobby De Porter, 1999:152 ).

Mind mapping juga diartikan sebagai alat yang paling hebat untuk membantu otak manusia secara teratur (Bobby De Porter, 2008:175). Metode Mind Mapping merupakan metode yang termudah untuk memasukkan informasi kedalam otak dan mengambilnya kembali dari otak.

Menurut Porter & Hernacki (2008:152-159) : Mind Mapping juga dapat disebut dengan peta pemikiran. Mind Mapping juga merupakan metode mencatat secara menyeluruh dalam satu halaman. Mind Mapping menggunakan pengingatpengingat visual dan sensorik dalam suatu pola dari ide-ide yang berkaitan. Peta pikiran atau Mind Mapping pada dasarnya menggunakan citra visual dan prasarana grafis lainnya untuk membentuk kesan pada otak.

Metode Mind Mapping adalah metode baru untuk mencatat yang bekerjanya disesuaikan dengan bekerjanya dua belah otak (otak kiri dan otak kanan). Metode ini mengajarkan untuk mencatat tidak hanya menggunakan gambar atau warna. Tony Buzan mengemukakan “your brain is like a sleeping giant,hal itu disebabkan 99% kehebatan otak manusia belum dimanfaatkan secara optimal.”

2014-01-24_020153
Menurut Tony Buzan, Mind Maping dapat membantu kita untuk banyak hal seperti : merencanakan, berkomunikasi, menjadi lebih kreatif, menyelesaikan masalah, memusatkan perhatian, menyusun dan menjelaskan pikiran-pikiran, mengingat dengan baik, belajar lebih cepat dan efisien serta melatih gambar keseluruhan.

Dari beberapa definisi tersebut diatas maka dapat diambil suatu pengertian bahwa metode mind mapping adalah tehnik mencatat kreatif dalam pemetaan pikiran berbagai suatu manfaat materi pelajaran yang akan memudahkan siswa belajar. Mind mapping di kategorikan kreatif karena dalam pembuatannya, mind mapping membutuhkan pemanfaatan imajinasi dari siswa sesuai dengan tingkat kekreatifan siswa, sehingga akan mirip sebuah karya seni. Semakin siswa kreatif maka akan semakin bagus catatan siswa.


MANFAAT
Banyak manfaat yang dapat diambil dari penggunaan metode mind mapping dalam pembelajaran dikelas, baik bagi siswa maupun bagi guru.

Manfaat mind mapping bagi siswa antara lain:
a. Memudahkan siswa dalam menerima informasi dari guru
b. Memudahkan dalam menghafal dan mengingat suatu materi pelajaran
c. Menghemat buku catatan karena tidak terlalu banyak dalam mencatat
d. Merangsang kreatifitas siswa, menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri
e. Mudah menemukan materi yang akan dicari
f. Mempresentasikan materi dengan mudah

Adapun manfaat mind mapping bagi guru adalah sebagai berikut:
a. Mempermudah dalam penyampaian hal-hal yang penting dan detail pada siswa
b. Mempermudah dalam dokumentasi
c. Mengefektifkan komunikasi
d. Menghemat waktu
e. Mengorganisasikan informasi yang kompleks dengan cepat dan efektif.

Menurut Michael Michalko dalam Buzan (2009:6), metode Mind Mapping dapat dimanfaatkan atau berguna untuk berbagai bidang termasuk bidang pendidikan. Kegunaan metode Mind Mapping dalam bidang pendidikan antara lain:
a. Memberi pandangan menyeluruh pokok masalah.
b. Memungkinkan kita merencanakan rute atau kerangka pemikiran suatu karangan.
c. Mengumpulkan sejumlah besar data disuatu tempat.
d. Mendorong pemecahan masalah dengan kreatif.

Selain itu menurut Buzan (2009:54-130) metode Mind Mapping dapat bermanfaat untuk :
 1)  Merangsang bekerjanya otak kiridan kanan secara sinergis.
 2)  Membebaskan diri dari seluruh jeratan aturan ketika mengawali belajar.
 3)  Membantu seseorang mengalirkan diri tanpa hambatan.
 4)  Membuat rencana atau kerangka cerita.
 5)  Mengembangkan sebuah ide.
 6)  Membuat perencanaan sasaran pribadi.
 7)  Memulai usaha baru.
 8)  Meringkas isi sebuah buku.
 9)  Fleksibel.
10) Dapat memusatkan perhatian.
11) Meningkatkan pemahaman.
12) Menyenangkan dan mudah diingat.

Dan Menurut Bobby De Porter ( 1999:172 ) manfaat metode mind mapping yaitu:
a. Fleksibel
b. Memusatkan perhatian
c. Meningkatkan pemahaman
d. Menyenangkan


MEMBUAT MIND MAPPING
Buzan (2009:14), sarana dan prasarana untuk membuat Mind Mapping adalah :
a. Kertas kosong tak bergaris.
b. Pena dan pensil warna.
c. Otak.
d. Imajinasi.

Buzan (2009:15-16), membuat Mind Mapping membutuhkan imajinasi atau pemikiran, adapun cara pembuatan Mind Mapping adalah:
1) Mulailah dari tengah kertas kosong.
2) Gunakan gambar (simbol) untuk ide utama.
3) Gunakan berbagai warna.
4) Hubungan cabang-cabang utama ke gambar pusat.
5) Buatlah garis hubung yang melengkung.
6) Gunakan satu kata kunci untuk setiap garis.
7) Gunakan gambar.

Beberapa hal penting dalam membuat peta pikiran ada di bawah ini, yaitu:
  1. Pastikan tema utama terletak ditengah-tengah. Contohnya, apabila kita sedang mempelajari pelajaran sejarah kemerdekaan Indonesia, maka tema utamanya adalah Sejarah Indonesia.
  2. Dari tema utama, akan muncul tema-tema turunan yang masih berkaitan dengan tema utama. Dari tema utama Sejarah Indonesia, maka tema-tema turunan dapat terdiri dari: Periode,Wilayah, Bentuk Perjuangan ,dll.
  3. Cari hubungan antara setiap tema dan tandai dengan garis, warna atau simbol. Dari setiap tema turunan tertama akan muncul lagi tema turunan kedua, ketiga dan seterusnya. Maka langkah berikutnya adalah mencari hubungan yang ada antara setiap tema turunan. Gunakan garis, warna, panah atau cabang dan bentuk-bentuk simbol lain untuk menggambarkan hubungan diantara tema-tema turunan tersebut. Pola-pola hubungan ini akan membantu kita memahami topik yang sedang kita baca. Selain itu Peta Pikiran yang telah dimodifikasi dengan simbol dan lambang yang sesuai dengan selera kita, akan jauh lebih bermakna dan menarik dibandingkan Peta Pikiran yang miskin warna.
  4. Gunakan huruf besar. Huruf besar akan mendorong kita untuk hanya menuliskan poin-poin penting saja di Peta Pikiran. Selain itu, membaca suatu kalimat dalam gambar akan jauh lebih mudah apabila dalam huruf besar dibandingkan huruf kecil. Penggunaan huruf kecil bisa diterapkan pada poin-poin yang sifatnya menjelaskan poin kunci
  5. Buat peta pikiran dikertas polos dan hilangkan proses edit. Ide dari Peta Pikiran adalah agar kita berpikir kreatif. Karenanya gunakan kertas polos dan jangan mudah tergoda untuk memodifikasi Peta Pikiran pada tahap-tahap awal. Karena apabila kita terlalu dini melakukan modifikasi pada Peta Pikiran, maka sering kali fokus kita akan berubah sehingga menghambat penyerapan pemahaman tema yang sedang kita pelajari.
  6. Sisakan ruangan untuk penambahan tema. Peta Pikiran yang bermanfaat biasanya adalah yang telah dilakukan penambahan tema dan modifikasi berulang kali selama beberapa waktu. Setelah menggambar Peta Pikiran versi pertama, biasanya kita akan menambahkan informasi, menulis pertanyaan atau menandai poin-poin penting. Karenanya selalu sisakan ruang di kertas Peta Pikiran untuk penambahan tema.

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN
Kelebihan dari Metode Mind Mapping adalah sebagai berikut :
 1)  Dapat mengemukakan pendapat secara bebas.
 2)  Dapat bekerjasama dengan teman lainnya.
 3)  Catatan lebih padat dan jelas.
 4)  Lebih mudah mencari catatan jika diperlukan.
 5)  Catatan lebih terfokus pada infi materi.
 6)  Mudah melihat gambaran keseluruhan.
 7)  Membantu otak untuk: mengatur, mengingat, membandingkan dan membuat hubungan.
 8)  Memudahkan penambahan informasi baru.
 9)  Pengkajian ulan bisa lebih cepat.
10) Setiap peta bersifat unik.

Kelemahan dari Metode Mind Mapping yaitu :
 1)  Hanya siswa yang aktif yang terlibat.
 2)  Tidak sepenuhnya murid yang belajar.
 3)  Mind map siswa bervariasi sehingga guru akan kewalahan memeriksa mind map siswa.


--- Semoga Bermanfaat ---

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar