Jumat, 15 Februari 2013

Proposal Penelitian

PROPOSAL
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN METODE PEMBELAJARAN ARIAS

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Matematika sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan mulai dari jenjang pendidikan dasar, selain sebagai sumber dari ilmu yang lain juga merupakan sarana berpikir logis, analisis, dan sistematis. Sebagai mata pelajaran yang berkaitan dengan konsep-konsep yang abstrak, maka dalam penyajian materi pelajaran, matematika harus dapat disajikan lebih menarik dan sesuai dengan kondisi dan keadaan siswa. Hal ini tentu saja dimaksudkan agar dalam proses pembelajaran siswa lebih aktif dan termotivasi untuk belajar. Untuk itulah perlu adanya pendekatan khusus yang diterapkan oleh guru.
Mengembangkan motivasi di kalangan peserta didik merupakan hal yang sangat penting dalam era persaingan global, karena tingkat kompleksitas permasalahan dalam segala aspek kehidupan modern ini semakin tinggi.
Dalam kaitannya dengan aktivitas belajar, guru harus dapat mengembangkan motivasi belajar dalam setiap kegiatan berinteraksi dengan siswanya. Menurut Djamarah (2002 : 199) seseorang yang berminat untuk belajar belum sampai pada tataran motivasi belum menunjukkan aktivitas nyata. Bila seseorang sudah termotivasi untuk belajar, maka dia akan melakukan aktivitas belajar dalam rentangan waktu tertentu.
Siagian (2004 : 137) berpendapat bahwa motivasi merupakan akibat dari interaksi seseorang dengan situasi tertentu yang dihadapinya. Karena itulah terdapat perbedaan dalam kekuatan motivasi antara seorang dengan orang lain.
Menurut Sardiman (2001 : 100) motivasi belajar adalah “Keseluruhan daya penggerak pada diri siswa yang menimbulkan, menjamin kelangsungan dan memberikan arah kegiatan belajar, sehingga diharapkan tujuan dapat tercapai”. Adapun ciri seseorang yang mempunyai motivasi belajar yang tinggi antara lain tekun menghadapi tugas, ulet menghadapi kesulitan, dan menunjukkan minat belajar.
Marilena Chrysostomou and George N. Philippou (2010) dalam penelitian berjudul “Teacher’s Epistemological Beliefs and Efficacy About Mathematics”, menyatakan bahwa keberhasilan seorang guru dalam proses belajar mengajar matematika sangat dipengaruhi oleh epistemology guru dalam menggunakan metode pembelajaran.
Guru sebagai salah satu komponen pendidikan yang berperan secara langsung dalam membelajarkan siswa, harus dapat mengupayakan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi yang disajikan. Dengan penggunaan metode pembelajaran yang tepat maka materi pelajaran yang disampaikan dapat dengan mudah dimengerti oleh siswa dan diharapkan terjadi proses belajar mengajar yang optimal. Sebagai salah satu alternatif metode yang sekiranya dapat digunakan adalah metode ARIAS (Assurance, Relevance, Interest, Assessment, Satisfaction).
Model pembelajaran ARIAS merupakan modifikasi dari model ARCS. Model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction), dikembangkan oleh Keller dan Kopp (1987: 2-9) sebagai jawaban pertanyaan bagaimana merancang pembelajaran yang dapat mempengaruhi motivasi berprestasi dan hasil belajar.

B.     Rumusan Masalah
1.    Bagaimana pengaruh model pembelajaran ARIAS terhadap motivasi berprestasi dan hasil belajar siswa ?
2.    Adakah peningkatan motivasi berprestasi siswa melalui pembelajaran matematika dengan model pembelajaran ARIAS ?
3.    Adakah peningkatan prestasi belajar matematika siswa melalui pembelajaran dengan model pembelajaran ARIAS ?

C.    Tujuan
1.      Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran ARIAS terhadap motivasi berprestasi dan hasil belajar siswa.
2.      Untuk meningkatkan motivasi berprestasi siswa melalui pembelajaran matematika dengan model pembelajaran ARIAS.
3.      Untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa melalui pembelajaran dengan model pembelajaran ARIAS.


Untuk lebih lengkapnya, silahkan Klik disini
Proposal Penelitian Menggunakan Metode ARIAS

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar