Sabtu, 06 Agustus 2011

Cokelat itu berbahaya gk sich??

Makanan yang satu ini,,sangat disukai oleh banyak orang di seluruh dunia.hmm,,,membayangkan saat makan coklat, minum atau memakan sesuatu yang berbau coklat membuat orang tidak sabar untuk melakukannya...yummy...bukan hanya anak-anak yang sangat menyukai coklat, tapi dari semua golongan termasuk orang dewasa, terkadang coklat juga digunakan sebagai tanda cinta kepada seseorang. Hmm...kenapa makanan ini banyak diminati orang y??? Apa gk berbahaya untuk kesehatan ya.....itu kan manis??






Sejarah Coklat
Para ahli botani menyetujui bahwa pohon coklat atau kakao (Theobroma cacao) sudah tumbuh di daerah Amazon dan lembah Orinoko di Amerika Selatan sejak ribuan tahun yang lalu. Bangsa Maya yang pertama kali mengolah pohon coklat. Kebiasaan ini juga dibawa ketika mereka pindah ke dataran Yukatan. Bangsa Aztek kemudian memperkenalkan coklat yang pahit sebagai minuman. Biji coklat dicampur dengan jagung ataupun anggur yang telah difermentasi lalu disajikan pada cangkir yang terbuat dari emas. Kaisar Aztek yang bernama Montezuma memiliki kebiasaan minum coklat lebih dari 50 cangkir coklat per hari.
Penjajah asal Spanyol yang bernama Hernán Cortés (1485-1547) saat menjajah wilayah tersebut pada awalnya tertarik pada cangkir emas dibanding isinya yaitu minuman coklat. Namun dia juga mengamati bahwa bagi Bangsa Aztec, kakao atau biji coklat juga digunakan sebagai uang. Karena itu, ia segera mendirikan beberapa perkebunan coklat. Perkebunan yang disebut sebagai "emas berwarna coklat" ini berkembang dan hasilnya digemari, sehingga Spanyol mengendalikan perdagangan coklat pada abad ke-18. Kemudian coklat diperkenalkan ke daratan Eropa dan dijadikan bahan campuran kue.
Pada pertengahan abad ke-19, Swiss memulai mengembangkan dan memasarkan coklat sebagai makanan ringan. Sehingga coklat yang tadinya hanya sebagai minuman kemudian berkembang menjadi makanan ringan yang dapat mencair di lidah. Swiss juga menjadi terkenal sebagai negara penghasil coklat terbaik.
Kemudian para pengusaha yang cerdas seperti Hershey, Kohler, Lindt, Nestlé, Peter, Suchard, dan Tobler —nama mereka menjadi merk coklat ternama saat ini— membuat kontribusi yang besar untuk industri coklat. Mereka menemukan mesin pengolahan coklat yang lebih efisien maupun menemukan metode pengolahan coklat yang lebih baik.

Manfaat Cokelat

1). Cokelat baik untuk nutrisi otak


Kalbefarma - Satu alasan lagi untuk menyukai cokelat baru-baru ini diungkapkan oleh sekelompok ilmuan dari Britain's University of Nottingham School. Mereka mengungkapkan bahwa satu jenis formulasi kokoa tertentu dapat meningkatkan fungsi otak dan memperlambat penurunan fungsi otak pada para lanjut usia.

Berbicara di dalam pertemuan tahunan American Assosiation for The Advancement of Science di San Fransisko, para ilmuan tersebut memperesentasikan hasil dari penelitian sebelumnya yang menguji efek flavanol terhadap otak. Flavanol adalah suatu zat yang terkandung dalam kokoa.


Penelitian ini didanai oleh salah satu produsen permen cokelat terkenal yang menyediakan larutan kokoa cair berformulasi khusus untuk penelitian tersebut. Dan hasilnya menunjukkan bahwa flavanoid dapat meningkatkan aliran darah ke otak sehingga diduga dapat berperan dalam memperbaiki kerusakan pembuluh darah.

Dalam penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, uju klinis yang dilakukan terhadap flavanoid juga menunjukkan bahwa zat tersebut bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Dalam penelitian terkini, Ian Macdonald memimpin sebuah penelitian dengan menggunakan pemindaian otak pada wanita muda yang sehat untuk mengetahui apakah kokoa yang banyak mengandung flavanoid dapat meningkatkan fungsi kognitif. Partisipan di dalam penelitian tersebut diminta menjalani beberapa tugas yang menantang mental.

Walaupun larutan khusus yang diberikan kepada para partisipan tidak tampak meningkatkan kemampuan mereka dalam menjalani tantangan tersebut, namun menurut Macdonald terjadi peningkatan aliran darah ke otak selama kurun waktu 2-3 jam.

Ia yakin bahwa peningkatan aliran darah ke otak dapat memberi banyak manfaat bagi orang yang telah memasuki usia dewasa tua dan bagi penderita gangguan fungsi kognitis, misalnya fatigue atau bahkan stroke ringan.

Sebuah penelitian Amerika Serikat yang dilakukan terhadap 50 orang dewasa sehat juga menemukan peningkatan aliran darah ke otak. Dr. Norman Hollenberg dari Harvard Medical School meneliti efek kokoa dan flavanol pada populasi Indian Kuna di Panama.

Namun Dr. Hollenberg mengatakan bahwa walaupun terlihat menjanjikan, masih diperlukan penelitian lain untuk memverifikasi manfaat kokoa terhadap otak,"Satu-satunya cara untuk membuktikan bahwa hal tersebut benar adalah melalui uji klinis yang besar."

Ia pun meminta agar masyarakat tidak terburu-buru memborong dan mengkonsumsi cokelat yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut. "Memang asupan kalori di dalamnya hanya sedikit, namun tetap saja merupakan penambahan kalori. Selama anda melakukan sesuatu yang dapat membakar 100 kalori, maka boleh saja anda mengkonsumsinya."

2). Coklat untuk Kecantikan
Manfaat lain dari coklat adalah untuk kecantikan, karena antioksidan dan katekin yang ada di dalamnya dapat mencegah penuaan dini, maka tidak heran bila saat ini berkembang lulur coklat yang sangat baik untuk kecantikan kulit.

Hati-hati Makan Sembarang Coklat
Kesalahan yang sering dilakukan pada saat memilih coklat adalah memilih coklat "bermerk" yang murah atau sangat murah. Coklat demikian memiliki kandungan kakao (biji coklat) sedikit yaitu rata-rata kurang dari 20%, bahkan ada yang kurang dari 7%. Coklat jenis ini juga memiliki kandungan gula yang tinggi, kandungan lemak jenuh tinggi dan keburukan lainnya seperti minyak sayur terhidrogenasi (HVO) sehingga mengakibatkan kerusakan gigi dan gangguan kesehatan seperti penyakit diabetes.
Produk coklat lainnya yang juga berbahaya dan buruk untuk kesehatan khususnya yang berupa fondant(biasanya digunakan untuk mendekorasi kue) dan praline. Fondant sebenarnya mengandung 100% pemanis dan praline juga sama buruknya.
Sebisa mungkin pilihlah coklat dengan kandungan gula sedikit agar Anda dapat menikmati manfaat besar yang dimiliki coklat. Anda akan merasakan manfaat jika Anda mengkonsumsi cokelat dengan kandungan kakao atau biji coklat yang tinggi. Selamat menikmati coklat Anda!

Sumber: http://www.indoforum.org 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar